LAPORAN
PRAKTIKUM KIMIA
LARUTAN
ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT
2014/2015
Disusun Oleh:
1. Arif Riswandi
2. Devi Kumala
Sari
3. Fadhil Maulana
Yusuf
4. M. Naufal
Ramadhan
5. Tiara Annisa
6. Yustika Tri
Rahayu
7. Desti Tri
Wahyuni
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah terselesaikannya Laporan Praktikum
Kimia mengenai, Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Laporan praktikum ini
kami susun secara rinci dan sistematis, untuk menunjang pemahaman kami tentang
Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Kami telah memperoleh data dengan
sebenar-benarnya.
Baik, mungkin itu tadi kata
pengantar dari kami, kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan kami
ucapkan terimakasih untuk Ibu Dwi Happy Sukmawati, S.Pd yang telah membantu
dalam pembelajaran ini. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan
untuk kesempurnaan Laporan Praktikum ini.
Tana Paser, 25 Januari 2015
Penyusun
I.Judul
Praktikum
“LARUTAN
ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT”.
II.Tujuan
Menguji
daya hantar listrik berbagai macam
larutan.
Mengetahui dan mengidentifikasi larutan elektrolit kuat,
elektrolit lemah, dan non elektrolit.
III. Landasan Teori
Larutan
elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan
non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Daya
hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya.
Daya hantar listrik larutan adalah kemampuan larutan untuk menghantarkan
listrik.
Larutan
elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan
baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat
ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak
mengandung ion-ion.
Larutan
elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan
lemah. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sebagian (derajat
ionisasi ? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit
mengandung ion.
IV. Alat dan Bahan
Kabel kecil 1 meter
Batu baterai besar 4
buah
Lampu bohlam
Isolasi
Gunting/cuter
Gelas aqua bekas 5
Air cuka
Air kapur
Garam dapur
Minuman yang
mengandung ion
Air
(PAM/sumur/sungai)
Alkohol
H2SO4
HCL
NaOH
Etanol
Parafin Oil
Gula
Urea
V. Cara Kerja
Rangkailah
alat penguji elektrolit.
Periksalah
apakah alat penguji elektrolit dapat bekerja dengan baik atau tidak jika
kedua elektroda dihubungkan, lampu dapat menyala.
Masukkan
salah satu larutan yang akan diuji kekuatan daya hantar listriknya dengan 2
buah katoda ke dalam gelas beker hingga setengahnya. Perhatikan jangan
sampai bersentuhan.
Catat
dan periksalah apa yang terjadi pada alat pengujinya, apakah lampu menyala atau
padam, memiliki gelembung atau tidak.
Bersihkan
kedua katoda / elektroda tersebut dengan air.
Ulangi
kegiatan 3 - 5 sampai semua larutan teruji.
VI. Data Pengamatan
|
No
|
Bahan
|
Pengamatan
|
Jenis
Elektrolit
|
|
|
Lampu
|
Elektroda
|
|||
|
1
|
Alkohol
|
Tidak Menyala
|
Tidak ada
gelembung
|
Non-elektrolit
|
|
2
|
Air garam
|
Menyala
|
Ada banyak gelembung
|
Elektrolit Kuat
|
|
3
|
Air cuka
|
Tidak Menyala
|
Tidak ada
gelembung
|
Non-elektrolit
|
|
4
|
Air yang
mengandung ion
|
Tidak Menyala
|
Tidak ada
gelembung
|
Non-elektrolit
|
|
5
|
Air Kapur
|
Tidak Menyala
|
Ada sedikt gelembung
|
Elektrolit
lemah
|
|
6
|
H2SO4
|
Menyala
|
Ada banyak gelembung
|
Elektrolit
Kuat
|
|
7
|
HCl
|
Menyala
|
Ada banyak gelembung
|
Elektrolit kuat
|
|
8
|
NaOH
|
Redup
|
Tidak ada gelembung
|
Elektrolit
lemah
|
|
9
|
Etanol
|
Tidak Menyala
|
Tidak ada
gelembung
|
Non-elektrolit
|
|
10
|
Parafin Oil
|
Tidak Menyala
|
Tidak Ada
gelembung
|
Non-elektrolit
|
|
11
|
Air Gula
|
Tidak Menyala
|
Ada sedikit gelembung
|
Elektrolit
lemah
|
|
12
|
Urea
|
Tidak Menyala
|
Ada sedikit gelembung
|
Elektrolit
lemah
|
|
13
|
Air PAM
|
Tidak Menyala
|
Tidak Ada gelembung
|
Non-elektrolit
|
VII.
Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan, air garam, H2SO4,
dan HCl dapat menghantarkan listrik dengan baik/sempurna. Hal ini ditunjukkan
dengan lampu yang menyala terang dan terdapat gelembung-gelembung gas disekitar
electrode.
Berdasarkan hasil pengamatan, air kapur, NaOH, air gula,
dan urea dapat menghantarkan listrik namun listrik yang dihantarkan tidak
baik/sempurna. Hal itu ditunjukkan dengan nyala lampu yang redup atau hanya
terdapat sedikit gelembung-gelembung gas disekitar electrode.
Berdasarkan hasil pengamatan, alcohol, cuka, minuman ion,
etanol, paraffin oil dan air PAM tidak dapat menghantarkan listrik. Hal itu
ditunjukkan dengan lampu yang tidak menyala dan tidak terdapat
gelembung-gelembung gas disekitar electrode.
VIII.
Kesimpulan
Larutan
elektrolit kuat dapat menghantarkan listrik dengan baik/ sempurna karena
terbentuknya muatan-muatan sempurna yang dibentuk oleh banyaknya ion-ion secara
berlawanan.
Larutan
elektrolit lemah kurang dapat mennghantarkan listrik dengan baik/ sempurna
karena muatan-muatan kurang sempurna yang dibentuk oleh sedikitnya ion-ion
secara berlawanan.
Larutan non
elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik karena larutan-larutan tersebut
tidak terurai menjadi ion-ion, sehingga zat-zat tersebut tetap berwujud
molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik.
Daftar Pustaka
Lu.Putry.Chemistry(2012). Teori Dasar Larutan
Elektrolit dan Non Elektrolit. From : http://iu-putry.blogspot.com/2012/05/teori-dasar-larutan-elektrolit-dan-non.html
0 komentar:
Posting Komentar