Rabu, 28 Januari 2015

Laporan Praktikum Kimia Larutan Elektrolit dan Non elektrolit




LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT
2014/2015

Disusun Oleh:
1. Arif Riswandi
2. Devi Kumala Sari
3. Fadhil Maulana Yusuf
4. M. Naufal Ramadhan
5. Tiara Annisa
6. Yustika Tri Rahayu
   7. Desti Tri Wahyuni 




KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah terselesaikannya Laporan Praktikum Kimia mengenai, Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Laporan praktikum ini kami susun secara rinci dan sistematis, untuk menunjang pemahaman kami tentang Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Kami telah memperoleh data dengan sebenar-benarnya.
Baik, mungkin itu tadi kata pengantar dari kami, kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan kami ucapkan terimakasih untuk Ibu Dwi Happy Sukmawati, S.Pd yang telah membantu dalam pembelajaran ini. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk kesempurnaan Laporan Praktikum ini.




                                                                  

                                                          Tana Paser, 25 Januari 2015

                                                                             Penyusun





                       







I.Judul Praktikum
       “LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT”.
II.Tujuan
 Menguji daya hantar listrik berbagai macam larutan.
Mengetahui dan mengidentifikasi larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit.
III. Landasan Teori
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. Daya hantar listrik larutan adalah kemampuan larutan untuk menghantarkan listrik.
Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion.
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sebagian (derajat ionisasi ? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. 







IV. Alat dan Bahan
Kabel kecil 1 meter
Batu baterai besar 4 buah
Lampu bohlam
Isolasi
Gunting/cuter
Gelas aqua bekas 5
Air cuka
Air kapur
Garam dapur
Minuman yang mengandung ion
Air (PAM/sumur/sungai)
Alkohol
H2SO4
HCL
NaOH
Etanol
Parafin Oil
Gula
Urea
V. Cara Kerja
Rangkailah alat penguji elektrolit.
Periksalah apakah alat penguji elektrolit dapat bekerja dengan baik atau tidak jika kedua    elektroda dihubungkan, lampu dapat menyala.
Masukkan salah satu larutan yang akan diuji kekuatan daya hantar listriknya dengan 2 buah katoda ke dalam gelas beker hingga setengahnya. Perhatikan jangan sampai bersentuhan.
Catat dan periksalah apa yang terjadi pada alat pengujinya, apakah lampu menyala atau padam, memiliki gelembung atau tidak.
Bersihkan kedua katoda / elektroda tersebut dengan air.
Ulangi kegiatan 3 - 5 sampai semua larutan teruji. 



VI. Data Pengamatan
No
Bahan
Pengamatan
Jenis Elektrolit
Lampu
Elektroda
1
Alkohol
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
2
Air garam
Menyala
Ada banyak gelembung
Elektrolit Kuat
3
Air  cuka
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
4
Air yang mengandung ion
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
5
Air Kapur
Tidak Menyala
Ada sedikt gelembung
Elektrolit lemah
6
H2SO4
Menyala
Ada banyak gelembung
Elektrolit Kuat
7
HCl
Menyala
Ada banyak gelembung
Elektrolit kuat
8
NaOH
Redup
Tidak ada gelembung
Elektrolit lemah
9
Etanol
Tidak Menyala
Tidak ada gelembung
Non-elektrolit
10
Parafin Oil
Tidak Menyala
Tidak Ada gelembung
Non-elektrolit
11
Air Gula
Tidak Menyala
Ada sedikit gelembung
Elektrolit lemah
12
Urea
Tidak Menyala
Ada sedikit gelembung
Elektrolit lemah
13
Air PAM
Tidak Menyala
Tidak Ada gelembung
Non-elektrolit

           



VII. Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan, air garam, H2SO4, dan HCl dapat menghantarkan listrik dengan baik/sempurna. Hal ini ditunjukkan dengan lampu yang menyala terang dan terdapat gelembung-gelembung gas disekitar electrode.
Berdasarkan hasil pengamatan, air kapur, NaOH, air gula, dan urea dapat menghantarkan listrik namun listrik yang dihantarkan tidak baik/sempurna. Hal itu ditunjukkan dengan nyala lampu yang redup atau hanya terdapat sedikit gelembung-gelembung gas disekitar electrode.
Berdasarkan hasil pengamatan, alcohol, cuka, minuman ion, etanol, paraffin oil dan air PAM tidak dapat menghantarkan listrik. Hal itu ditunjukkan dengan lampu yang tidak menyala dan tidak terdapat gelembung-gelembung gas disekitar electrode.


VIII. Kesimpulan
 Larutan elektrolit kuat dapat menghantarkan listrik dengan baik/ sempurna karena terbentuknya muatan-muatan sempurna yang dibentuk oleh banyaknya ion-ion secara berlawanan.
Larutan elektrolit lemah kurang dapat mennghantarkan listrik dengan baik/ sempurna karena muatan-muatan kurang sempurna yang dibentuk oleh sedikitnya ion-ion secara berlawanan. 
Larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik karena larutan-larutan tersebut tidak terurai menjadi ion-ion, sehingga zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik.








Daftar Pustaka
Lu.Putry.Chemistry(2012). Teori Dasar Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. From : http://iu-putry.blogspot.com/2012/05/teori-dasar-larutan-elektrolit-dan-non.html





0 komentar:

Posting Komentar