Aku belajar matematika dari jam empat sore sampai jam
sebelas malam, berharap esok saat ulangan aku bisa mendapat nilai yang
memuaskan. Ku akui aku sangat tak menyukai pelajaran yang satu ini, nilai
matematika ku dari dulu selalu pas-pasan. Belajar dengan sistem kebut semalam,
itu yang ku lakukan saat ini.
Keesokan harinya, aku pergi ke sekolah dengan hati gembira.
Aku sangat yakin hari ini aku bisa mengerjakan soal ulangan matematika. Saat
soal dibagikan, aku langsung membuka dan mengerjakannya. Aku sangat terkejut
melihat tulisan-tulisan di kertas putih yang saat ini ku pegang. Hatiku hancur
berkeping-keping karena sekarang ulangan Bahasa Arab bukan matematika.
0 komentar:
Posting Komentar